Mata kuliah Psikologi Perkembangan Humanis dirancang untuk membekali mahasiswa calon guru Sekolah Dasar dengan pemahaman mendalam mengenai dinamika perkembangan peserta didik melalui lensa Psikologi Humanistik. Berpijak pada kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dan standar SN-DIKTI 2023, mata kuliah ini berfokus pada upaya memanusiakan hubungan guru-siswa dengan menekankan pada aktualisasi diri, otonomi belajar, serta kesejahteraan emosional (well-being). Mahasiswa akan dipandu untuk melampaui sekadar teori kognitif tradisional, dengan mengeksplorasi bagaimana kebutuhan dasar, konsep diri, dan motivasi intrinsik memengaruhi kesiapan belajar anak usia SD. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memahami (tahu), tetapi mampu menganalisis karakteristik unik setiap individu dan merancang perangkat pembelajaran (Modul Ajar/RPP) yang sistematis dan inklusif.

Mata kuliah Bahasa Inggris I pada Program Studi PGSD dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi berbahasa Inggris yang relevan dengan kebutuhan calon guru sekolah dasar. Mahasiswa akan mempelajari keterampilan dasar berbahasa Inggris (listening, speaking, reading, writing) melalui aktivitas pembelajaran yang komunikatif, kontekstual, dan aplikatif. Selain itu, mahasiswa dilatih untuk mengintegrasikan bahasa Inggris dalam praktik mengajar dasar, seperti menyampaikan instruksi kelas, memberikan umpan balik sederhana, memperkenalkan kosakata tematik SD, serta membuat media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.

Dalam mata kuliah ini mahasiswa diperkenalkan dengan beberapa konsep dasar dan pemaknaan seni musik, trend dan tantangan yang dihadapi dan bagaimana menerapkan seni musik dalam lingkup pendidikan sekolah dasar dengan memanfaatkan beberapa teknik dasar dalam bermain seni musik, dan pemanfaatan seni musik sebagai media pembelajaran.

Mata kuliah Aritmatika membahas konsep dan keterampilan dasar matematika yang menjadi fondasi pembelajaran di Sekolah Dasar, meliputi sistem bilangan, operasi hitung, pecahan, desimal, persen, perbandingan, serta penerapannya dalam pemecahan masalah kontekstual. Perkuliahan ini menekankan pemahaman konsep, ketepatan perhitungan, dan kemampuan berpikir logis serta kritis, sekaligus membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis kesalahan siswa dan merancang pembelajaran aritmatika yang bermakna, sesuai dengan karakteristik peserta didik SD.