Mata kuliah Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar membekali mahasiswa dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam memahami konsep dasar lingkungan hidup serta penerapannya dalam pembelajaran di sekolah dasar. Mata kuliah ini membahas hubungan manusia dengan lingkungan, permasalahan lingkungan di sekitar peserta didik, serta upaya pelestarian lingkungan melalui pendekatan pendidikan yang kontekstual dan berkelanjutan. Mahasiswa juga dilatih merancang dan mengimplementasikan kegiatan pembelajaran berbasis lingkungan yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar guna menumbuhkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan sejak dini.

Mata kuliah Bahasa Inggris pada Program Studi PGSD dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi berbahasa Inggris yang relevan dengan kebutuhan calon guru sekolah dasar. Mahasiswa akan mempelajari keterampilan dasar berbahasa Inggris (listening, speaking, reading, writing) melalui aktivitas pembelajaran yang komunikatif, kontekstual, dan aplikatif. Selain itu, mahasiswa dilatih untuk mengintegrasikan bahasa Inggris dalam praktik mengajar dasar, seperti menyampaikan instruksi kelas, memberikan umpan balik sederhana, memperkenalkan kosakata tematik SD, serta membuat media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.

Dalam mata kuliah ini mahasiswa diperkenalkan dengan beberapa konsep dasar dan pemaknaan seni musik, trend dan tantangan yang dihadapi dan bagaimana menerapkan seni musik dalam lingkup pendidikan sekolah dasar dengan memanfaatkan beberapa teknik dasar dalam bermain seni musik, dan pemanfaatan seni musik sebagai media pembelajaran.

Mata kuliah Aritmatika membahas konsep dan keterampilan dasar matematika yang menjadi fondasi pembelajaran di Sekolah Dasar, meliputi sistem bilangan, operasi hitung, pecahan, desimal, persen, perbandingan, serta penerapannya dalam pemecahan masalah kontekstual. Perkuliahan ini menekankan pemahaman konsep, ketepatan perhitungan, dan kemampuan berpikir logis serta kritis, sekaligus membekali mahasiswa dengan kemampuan menganalisis kesalahan siswa dan merancang pembelajaran aritmatika yang bermakna, sesuai dengan karakteristik peserta didik SD.